Artikel - sejarah - gambar lucu- tips dan trik - kata motivasi - download software

Results for News

CARA PENGHITUNGAN PESANGON PENSIUN PNS/ASN


Para pegawai negeri sipil yang akan pensiun kedepan, tidak akan lagi menerima gaji pensiun mereka per bulan. Namun Pemerintah akan langsung memberikan pesangon ASN sekaligus, seperti halnya pensiun karyawan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pada tanggal 3 April 2012, Bpk Agus D.W. Martowardojo selaku Menteri Keuangan RI telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.010/2012 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Menteri Keuangan Nomor 343/KMK.017/1998 tentang Iuran dan Manfaat Pensiun.


Sistem pembayaran dana pensiun PNS/ASN dengan sistem pesangon PNS ini mulai berlaku setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak tanggal diundangkan yaitu setelah tgl 3 Oktober 2012 dan yang menarik dari PMK No.50/2012 tersebut adalah adanya perubahan jumlah Manfaat Pensiun yang dapat dibayarkan secara sekaligus.


Inti dari Permenkeu itu adalah gaji pensiun PNS akan disamakan dengan karyawan BUMN. Langsung diberi pesangon satukali.


Untuk petunjuk teknis pemberian pesangon PNS masih menunggu aturan pelaksanaanya. Saat ini belum ditetapkan aturan pelaksanaanya. Aturan ini baru dikirim oleh BKN, tiga minggu lalu. Pemberian pesangon satu kali kepada PNS/ASN ini yang pensiun sebenarnya sudah lama diwacanakan.


Cara Menghitung Jumlah Pesangon (Dana Pensiun) PNS/ASN

Cara Menghitung Jumlah Pesangon (Dana Pensiun) PNS/ASN, untuk pemberian pesangon PNS yang pensiun wacana yang berkembang rumus yang akan digunakan yaitu gaji pokok pensiun x 12 bulan x masa kerja.

 

Dalam PMK No. 50/2012, diatur tentang Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti yang membayarkan manfaat pensiunnya dengan menggunakan rumus bulanan maupun rumus sekaligus.


Bagi Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti dengan menggunakan rumus bulanan, diatur sbb:


• Dalam hal Manfaat Pensiun yang akan dibayarkan per-bulan kurang dari atau sama dengan Rp.1.500.000,- maka Nilai sekarang dari Manfaat Pensiun tersebut dapat dibayarkan sekaligus.

Contoh : Bp.A akan pensiun di usia 55 tahun, dengan masa kerja 25 tahun dan penghasilan dasar pensiun sebesar Rp 1.800.000,-

Manfaat Pensiun Bp. A dihitung dengan menggunakan rumus bulanan sebesar :

MP = 2,5% x MK x PhDP atau

2.5% x 25 th x Rp.1.800.000,- = Rp.1.125.000,-

MP bulanan Bp. A lebih kecil dari ketentuan Menteri Rp 1.500.000,- sehingga sesuai pilihan peserta Manfaat Pensiunnya dapat dibayarkan secara sekaligus yang besarnya ditentukan oleh Faktor pada Tabel Nilai Sekarang untuk Konversi Sekaligus Manfaat Pensiun berdasarkan usia Peserta & Janda/ Duda. 


Berapa Nilai Sekarang Manfaat Pensiun yang akan dibayarkan sekaligus kepada Bp. A :

Perhitungan Manfaat Pensiun Sekaligus = Faktor Nilai Sekarang (FNS) x MP sebulan

- FNS di usia 55 th : 138.67519

- MP sebulan Rp. 1.125.000,-

MP Sekaligus = 138.67519 x Rp. 1.125.000,- = Rp. 156.009.590,-

Jadi yang dapat dibayarkan sekaligus kepada Bp. A adalah Rp.156.009.590,-.


• Dalam hal Manfaat Pensiun yang sedang berjalan/telah diterima setiap bulan oleh pensiunan, janda/duda atau anak yang besarnya kurang dari atau sama dengan Rp.1.500.000,- Nilai Sekarang dari Manfaat Pensiun yang belum dibayarkan tersebut dapat dibayarkan secara sekaligus.

Contoh : Bp.A telah pensiun sejak th. 2005 dan setiap bulannya dibayarkan MP sebesar Rp.1.125.000,- saat ini menginginkan manfaat pensiunnya dibayarkan sekaligus, berapa jumlah MP Sekaligus yang dapat dibayarkan kepada Bp A.

Perhitungan Manfaat Pensiun Sekaligus = Faktor Nilai Sekarang (FNS) x MP sebulan

- FNS pada usia 60 tahun : 130.919048

- MP sebulan : Rp. 1.125.000,-

(FNS = Faktor pada Tabel Nilai Sekarang untuk Konversi Sekaligus Manfaat Pensiun berdasarkan usia peserta & janda/duda).

MP Sekaligus : 130.919048 x Rp 1.125.000,- = Rp. 147.283.930,- 

Jadi MP Sekaligus yang dapat dibayarkan kepada Bp A sebesar Rp 147.283.930,-

(catatan : dalam hal ini Bp.A telah menikmati manfaat pensiun bulanan yang telah dibayarkan/berajalan selama kurang lebih 7 tahun).


PMK tsb juga mengatur jumlah manfaat pensiun yang dapat dibayarkan secara sekaligus dalam hal Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti dengan menggunakan rumus sekaligus besarnya kurang dari atau sama dengan Rp.500.000.000,- manfaat pensiun tersebut dapat dibayarkan sekaligus, jumlah tersebut meningkat dari sebelumnya sebesar Rp.100.000.000,-


Kapan pembayaran dana pensiun PNS/ASN dengan pesangon sekaligus ini akan diaplikasikan? Bila merujuk pada aturan, enam bulan setelah Permen ditetapkan segera akan diberlakukan. Kalau kita merujuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 50/PMK.010/2012 Oktober ini seharusnya sudah berlaku.

Admin Januari 19, 2024
Read more ...

 *Catatkan Namamu dalam Panggung Sejarah!‎*


Oleh : Didi Junaedi 


Jangan sampai nama kita hanya tercatat di batu nisan saja setelah kita ‎meninggal dunia nanti. Ini serius!‎


Apa gunanya kita hidup berpuluh-puluh tahun di dunia ini, jika ada ‎dan tidanya kita sama saja (wujuduhu ka ‘adamihi). Apa perlunya kita hidup ‎berlama-lama di muka bumi ini, kalau cuma sekadar menambah penuh dan ‎sesak bumi yang sudah sangat padat penduduk ini. Untuk apa kita hadir ke ‎alam ini, kalau tidak ada manfaat apa pun yang dapat kita berikan kepada ‎sesama, kepada alam, kepada makhluk Allah yang ada di jagat raya ini. Buat ‎apa kita ada di di bawah kolong langit ini dalam rentang waktu yang lama, jika ‎tidak ada kontribusi sedikit pun yang dapat kita berikan sebagai investasi ‎akhirat kita kelak.‎


Tuhan yang Mahahebat, Tuhan yang Mahaluarbiasa, tidak mungkin ‎menciptakan makhluk-Nya biasa-biasa saja. Tuhan yang Mahasempurna, tidak ‎mungkin menciptakan makhluk-Nya asal-asalan. “Sucikanlah nama Tuhanmu ‎yang Maha Tinggi, yang Menciptakan, dan menyempurnakan (penciptaan-‎Nya).” Demikian bunyi salah satu firman-Nya. Dalam firman-Nya yang lain ‎disebutkan, “Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu ‎dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang.”‎


Dari beberapa keterangan tersebut, jelaslah bahwa kita semua, umat ‎manusia, yang merupakan salah satu makhluk ciptaan-Nya, adalah makhluk ‎yang diciptakan dengan sempurna, lengkap dengan segala kemampuan yang ‎melekat dalam diri kita.‎


Jika sudah jelas bahwa Tuhan yang Mahasempurna menciptakan ‎makhluk-Nya dengan sempurna, mengapa kemudian sebagian besar manusia ‎tidak memaksimalkan kesempurnaan yang telah Tuhan berikan? Sebagian ‎besar kita merasa bahwa kita adalah makhluk biasa tanpa kelebihan apa pun ‎yang kita miliki.‎


Hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah orang-orang gagal ‎dibandingkan dengan jumlah orang-orang sukses. Lebih banyak para ‎pecundang daripada para pemenang. Lebih banyak orang miskin daripada ‎orang-orang kaya. Dan yang lebih memprihatinkan lagi, jauh lebih banyak ‎orang yang meninggal tanpa memberi makna sedikit pun kepada orang-orang ‎yang ditinggalkannya, sehingga namanya terkubur bersama jasadnya, ‎dibandingkan orang-orang yang mampu memberi warisan nilai-nilai kebaikan, ‎sehingga namanya dicatat dalam panggung sejarah kehidupan, dan terus ‎dikenang meski jasadnya sudah berkalang tanah ratusan bahkan ribuan tahun ‎lamanya.‎


So, pelajaran yang dapat kita petik dari kenyataan ini adalah, ‎mumpung masih diberi umur, mumpung jasad belum terbujur, mumpung ‎masih diberi kesempatan untuk hidup di dunia ini, lakukan aktivitas terbaik ‎setiap saat, setiap waktu. Berikan kontribusi kepada sesama, tanamkan nilai-‎nilai kebaikan kepada orang lain di sekeliling kita, ciptakan karya yang akan ‎mengabadikan nama kita, tidak hanya di dunia ini, tetapi di akhirat nanti. ‎Bekerjalah dengan penuh semangat. Niatkan berkhidmat kepada manusia ‎untuk meraih ridla Tuhan. Jangan sia-siakan sedetik pun kehidupan kita untuk ‎hal yang tidak berguna. Maksimalkan potensi yang kita miliki. Manfaatkan ‎waktu sebaik-baiknya.‎


Jika seluruh aset yang kita miliki, berupa potensi, materi, serta ilmu ‎pengetahuan kita khidmatkan untuk kemanusiaan, niscaya pada saatnya ‎nanti kita akan menuai nilai-nilai kebaikan dari apa yang sudah kita lakukan ‎selama ini.‎


Harta kita yang sudah berwujud fisik bangunan tempat ibadah, ‎lembaga pendidikan, ataupun yayasan sosial akan menjadi monumen hidup ‎kita, setelah kita wafat nanti.‎


Ilmu pengetahuan yang kita miliki dan sudah tertuang dalam sejumlah ‎karya berupa buku akan menjadi warisan intelektual yang sangat berharga ‎bagi generasi setelah kita.‎


Sejumlah warisan kebaikan tersebut ibarat benih yang kita tanam di ‎dunia, dan akan kita tuai panen raya kebaikan tidak saja ketika kita masih ada ‎di dunia ini, tetapi juga kelak ketika kita sudah ada di akhirat. Nama kita akan ‎dikenang sepanjang masa karena nilai-nilai kebaikan yang telah kita tanam. ‎Karya-karya kita akan terus dinikmati dan memberi manfaat kepada orang ‎lain, serta menjadi ladang pahala bagi kita, meski raga kita telah berkalang ‎tanah.‎


Inilah kebahagiaan tertinggi bagi seorang anak manusia. Meski ‎umurnya di dunia hanya berbilang puluhan tahun, tetapi usianya tak pernah ‎lekang dimakan zaman dan tak pernah lapuk ditelan waktu.‎


So, catatkan namamu dalam panggung sejarah!‎



* Ruang Inspirasi, Kamis, 11 Januari 2024.

Admin Januari 12, 2024
Read more ...

 *SUNNAH STRATEGIS, DA'WAH TERBAIK DI AKHIR ZAMAN*


Sunnah adalah segala sesuatu yang bersumber dari Nabi SAW baik berupa perkataan, perbuatan, takrir, tabiat, budi pekerti atau perjalanan hidupnya, baik sebelum beliau diangkat menjadi Rasul maupun sesudahnya. 


Sedangkan Hadits terbatas pada perkataan, perbuatan dan ketetapan yang bersumber pada Nabi SAW (setelah beliau diangkat sebagai Rasul). 


Selain Sunnah dan Hadits, terdapat dua istilah lain dalam Ilmu Hadits, yaitu khabar dan atsar. Sebagian Ulama Hadits berpendapat bahwa khabar adalah suatu yang berasal atau disandarkan kepada selain Nabi SAW. 


Adapun atsar menurut jumhur (mayoritas) Ulama, sama artinya dengan khabar dan Hadits. Ada juga Ulama yang berpendapat bahwa atsar sama dengan khabar, yaitu sesuatu yang disandarkan pada Nabi, sahabat dan tabi'in.


Memelihara janggut adalah Sunnah. Ini adalah sebuah kebijaksanaan. Bukan kebetulan Allah SWT meletakkan janggut pada dagu kaum lelaki, yaitu agar dari kejauhan orang bisa membedakan antara laki-laki dan perempuan, sehingga tidak perlu melihat bagian tubuh lainnya.


Pakaian yang kita gunakan adalah Sunnah, yang dirancang agar sesuai dengan norma kesopanan tertentu. Sunnah adalah juga apa yang kita makan dan bagaimana cara kita makan. 


Tetapi Sunnah bukan hanya itu, Sunnah juga termasuk menyadari dunia tempat kita tinggal, mengenali lingkungan strategis dunia dimana kita tinggali saat ini. Karena itu termasuk Sunnah adalah keharusan untuk terlibat dalam perjuangan kebenaran melawan kepalsuan. 


Dinamika lingkungan strategis dunia selalu berpusat pada persaingan antara kebenaran dan kepalsuan. Bagaimana menyikapi lingkungan strategis dunia adalah juga Sunnah.


Sunnah strategis ini adalah subjek baru, karena belum pernah ada yang mengajarkan topik ini sebelumnya. Apalagi bagaimana menerapkan Sunnah strategis ini pada momen kritis dunia dimana kita hidup sekarang, sama sekali belum pernah ada yang menjamah. Untuk ini, yang dibutuhkan bukan saja pemikiran kritis, tetapi juga intuitif. 


Dalam perjuangan kebenaran berhadapan dengan kepalsuan, antara keadilan dan ketidakadilan, Nabi Muhammad SAW diserang oleh kaum Quresy dan kekuatan-kekuatan penindas, kedzaliman, kepalsuan dan para penyembah berhala.


Apa yang dilakukan Rasulullah SAW menghadapi kekuatan-kekuatan penindas itu? Apakah beliau berkompromi dengan kepalsuan demi kenyamanan dan mempertahankan status -quo, atau beliau tetap berpegang pada kebenaran terlepas dari apa pun konsekwensinya?


Faktanya, kita tahu bahwa beliau dan para Sahabatnya kemudian harus meninggalkan Mekah untuk berhijrah ke Madinah, karena kebenaran tidak mungkin bisa bercampur dengan kepalsuan.


Ketika sudah tidak ada lagi ruang untuk menyatakan kebenaran, maka hijrah adalah keputusan terbaik yang diambil Rasulullah SAW.


Namun bahkan setelah beliau dan para Sahabat hijrah, pertarungan belum berakhir. Mereka terus mengejar Rasulullah SAW, sehingga terjadilah Perang Badar, yang dimenangkan oleh pasukan Islam; suatu kekalahan yang memalukan bagi mereka, seperti kekalahan memalukan yang mereka alami di Afghanistan.


Mereka tentu tidak bisa menerima kekalahan memalukan di Perang Badar itu, dan ingin membalasnya. Maka, terjadilah Perang Uhud. Mereka menang di Uhud, namun tidak bisa menghancurkan kekuatan Islam.


Lalu mereka datang kembali dua tahun kemudian dengan aliansi militer terbesar. Kali ini mereka datang untuk menghabisi kekuatan Islam, tapi mereka gagal dan harus melipat tenda mereka untuk pulang.


Jadi sekarang terdapat pertemuan basis militer. Apa yang akan terjadi? 


Saat mereka berada di Khandaq untuk mengejar pasukan Muslim, pasukan Islam memiliki aliansi dengan beberapa kabilah Arab pagan dan kaum Yahudi, yang kemudian melahirkan Piagam Madinah, dimana terdapat perjanjian dengan kewajiban tertentu, bahwa seluruh pihak yang terikat dengan perjanjian ini tidak boleh mendukung musuh dari sesama anggota perjanjian ini.


Tapi kemudian orang Yahudi melanggar perjanjian ini. Segera setelah Perang Khandaq gagal, dan aliansi dengan Yahudi dan Quresy telah ditarik, Rasulullah lalu mengambil tindakan terhadap Bani Qaynuqa dan Bani Quraizah (dua kelompok Quresy yang sebelumnya beraliansi dengan Rasulullah dalam Perang Khandaq). 


Orang-orang Yahudi kemudian melarikan diri dari Khandaq, dan dengan demikian mereka kehilangan harta benda mereka di Madinah. Mereka marah dan frustasi, mereka menginginkan darah, mereka ingin balas dendam, mereka ingin berperang lagi. Lalu mereka membangun markas di Khaibar.


Di sisi lain, orang Quresy di Selatan juga sangat frustasi, karena mereka telah mengerahkan semua kekuatan yang mereka miliki dalam menghadapi pasukan Rasulullah, namun tidak pernah berhasil.


Seandainya Rasulullah SAW duduk saja di Madinah dan tidak melakukan apa pun, seperti hari ini kita duduk-duduk saja di tengah kondisi dunia yang kritis, apa konsekwensinya?


Jawabannya, Khaibar dan kaum Quresy Mekah akan beralinasi untuk bersatu melawan pasukan Rasulullah SAW. Khaibar di Barat Laut dan Mekah di Selatan (dari Madinah), dan Rasulullah akan terjepit. 


Nabi Muhammad SAW memahami kondisi lingkungan strategis dimana umat Islam berada, Rasul memahami bahwa kita tidak bisa duduk-duduk dan tidak melakukan apa pun. 


Apa yang dilakukan Rasulullah adalah mengambil inisiatif untuk mengubah lingkungan strategis ini agar lebih menguntungkan bagi perjuangannya. 


Seandainya Rasulullah tidak mengambil inisiatif yang kemudian melahirkan Perjanjian Hudaibiyah, sangat mungkin sampai hari ini Mekah belum bisa dibebaskan. 


Inilah sisi Sirah Nabawiyah yang selama ini masih tersembunyi (atau disembunyikan) tentang Perjanjian Hudaibiyah. 


Di balik Perjanjian Hudaibiyah ini terletak visi kejeniusan Rasulullah SAW yang tampak pada langkah diplomasinya yang brillian dalam menghadapi dua kekuatan musuh yang utama waktu itu yaitu kaum Yahudi Madinah dan kaum Quresy Mekah.


Apa yang beliau SAW lakukan, sebenarnya adalah petunjuk langsung dari Allah SWT yang juga berlaku sepanjang masa, termasuk bagi kita yang saat ini berada di ambang krisis global multidimensi.


Eskatologi Islam hadir untuk menghidupkan kembali Sunnah Strategis yang hampir hilang ini. Hadir untuk memberikan tuntunan kepada umat ini bagaimana merespon secara proporsional atas fitnah penindasan dan kediktatoran global dalam berbagai aspek kehidupan.


Untuk dapat berdiri sendiri sebagai suatu disiplin ilmu, Eskatologi Islam berusaha memenuhi ketiga fungsi ilmu, yaitu: deskripsi, prediksi dan antisipasi fenomena akhir zaman.


Sumber: Syekh Imran, "Sunnah Strategis di Penghujung Zaman".

https://youtu.be/2wQ93zXd158?si=-L6uq5-DW_hOR1qp


الله اعلم


MS 10/01/24.

Admin Januari 12, 2024
Read more ...

 


 

Parlimen Gopeng menerima peruntukan khas berjumlah hampir RM9 juta bagi bina baru dan menaiktaraf masjid di tiga kawasan itu.


Ketua UMNO Bahagian Gopeng yang merupakan calon N.44 Sungai Rapat Datuk Hamzah Kasim berkata, peruntukan berkenaan bagi bina baru masing-masing di Changkat Larang dan Seri Jaya, Batu Gajah sementara Masjid Sungai Rokam (naik taraf).


"Kerja-kerja bina dan naik taraf telah dimulakan di Masjid Sungai Rokam melibatkan peruntukan RM3.5 juta dan di Masjid Seri Jaya RM2.5 juta. Turut disediakan disitu adalah kemudahan dewan untuk pelaksanaan aktiviti masyarakat setempat, katanya ketika ditemui pada majlis doa selamat di Masjid Al-Ahmadiah Kampung Changkat Larang, Lahat. Hadir sama, Pengerusi Masjid Mas Saud Md Isa.


Beliau berkata lagi, bagi Masjid Changkat Larang, kerajaan melalui Timbalan Perdana Menteri, Datuk Seri Zahid Hamidi sebelum ini telah mengumumkan peruntukan khas berjumlah RM3 juta.


Katanya, dana itu bagi meneruskan hasrat kariah untuk bina baharu masjid, selepas masjid sedia ada tidak mampu menampung jumlah jemaah terutamanya pada solat jumaat.


Masjid ini telah beberapa kali dinaik taraf, kedudukannya yang hampir dengan kawasan perkuburan dan rizab jalan telah menjadikan ruang semakin sempit. Sebab itu kariah berusaha mencari tapat baru dan Alhamdulillah ada insan yang mewakafkan tanahnya seluas hampir dua ekar bagi tujuan bina baru masjid ini dan lokasinya tidak jauh dari tapak asal.

Admin November 10, 2023
Read more ...

  



INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI'UUN


Beban Hidup Paksa Siswa SMP di Cirebon Diduga Bunuh Diri


Perjalanan FF (12), siswa sekolah menengah pertama di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, seharusnya masih panjang. Namun, beratnya beban hidup membuat masa depan bocah itu tidak cerah. Dia memilih jalan pintas, bunuh diri di usia belia.


”Nak, kenapa tinggalin abi (bapak)? Abi sekarang sendiri, tidak punya siapa-siapa,” ucap KA (46) sembari menulis nama anaknya, FF, di papan nisan.


Siang itu, Sabtu (4/11/2023), KA tiada henti meneteskan air matanya di kediamannya di Desa Getasan, Kecamatan Depok. Dia masih sulit melepas anaknya.


Puluhan pelayat, sejumlah bendera partai, hingga stiker calon anggota DPRD setempat tidak mampu mengusir kesepiannya. Anak semata wayangnya telah pergi untuk selamanya pada Jumat (3/11/2023) sore, tepat tiga hari sebelum hari meninggal istrinya, setahun lalu.


FF mengakhiri hidup dengan gantung diri di rumah keluarganya di Kecamatan Plumbon. Saat itu, KA sedang beres-beres di tempat usaha fotokopinya, 500 meter dari lokasi. Tiba-tiba, warga memanggilnya untuk melihat anaknya. Awalnya, ia kira anak laki-lakinya itu terjatuh.


”Enggak ada sedikit pun pikiran saya begitu (FF bunuh diri). Pas saya ke sana sudah banyak warga, polisi. Saya langsung masuk dan peluk anak saya,” ujar KA.


Tubuh FF sudah dingin, kaku. Jarinya membiru. Bekas hitam melingkar di lehernya. Anak itu tidak lagi bernyawa.


KA tidak habis pikir, bagaimana mungkin anaknya, yang beberapa jam sebelumnya izin ke rumah neneknya untuk makan dan beli kuota, bisa bunuh diri. Ia juga tidak paham dari mana anaknya bisa menggantungkan tali di plafon setinggi 2 meter di kamar untuk bunuh diri.


Namun, KA mengakui, sejak istrinya meninggal karena sakit setahun lalu, anaknya seperti kehilangan arah. FF jadi murung dan kerap kali mengutarakan keinginannya bertemu sang ibu.


”Dia bilang, kangen sama umi (ibu), mau nyusul umi. Saya bilang, kirim doa saja,” ungkapnya.


Setelah kepergian ibu FF, hubungan KA dengan keluarga istrinya kurang harmonis. KA tidak lagi tinggal di rumah keluarga istrinya, tetapi di tempat usahanya bersama FF.


Sesekali, FF menginap di rumah itu. ”Tujuh hari setelah istri meninggal, saya diusir dari sana,” ucapnya.


KA mengakui, anaknya kerap melihatnya berseteru dengan keluarga istrinya. Ia menampik tuduhan saudara iparnya bahwa dirinya kerap melakukan kekerasan kepada FF.


”Wajar saya tegur sedikit kalau dia bandel. Dia memilih tinggal sama saya, artinya kerasan,” ucapnya.


Persoalan kian rumit saat masa kontrakan tempat usahanya seluas 3 meter x 4 meter, yang menjadi tempat tinggalnya, habis akhir Oktober 2023. Padahal, ia sudah menyewa warung yang berada di garasi rumah orang itu delapan tahun. Sebelumnya, ia membuka usaha fotokopi di depan sebuah SMP.


”Dulu, harga sewa di sana Rp 2,5 juta per tahun. Pas ada jalan, tempatnya digusur untuk (pabrik) rotan. Jadi, saya terpaksa mengontrak di garasi rumah orang,” ujarnya. Namun, ia tak lagi sanggup membayar biaya sewa Rp 5 juta setahun. Padahal, lokasinya strategis, dekat sekolah.


KA pun berencana pindah ke tempat baru di Getasan. Ia juga sudah menyiapkan lokasinya meski tak seramai di Plumbon.


”Abi, kok nasib kita selalu sengsara begini? Mendingan kita mati bareng-bareng saja. Saya enggak nanggapin,” kata KA menirukan ucapan FF waktu itu.


KA tidak menyangka perkataan anaknya itu menjadi penanda petaka. Sebagai seorang ayah, ia coba mengajak FF bercerita. Namun, katanya, anaknya lebih banyak berdiam diri di kamar dan bercengkerama dengan telepon pintarnya. KA juga tak tahu konten yang kerap FF saksikan.


”Cita-citanya mau jadi sarjana teknik. Dia tuh suka dengan mesin-mesin mobil. Dia mau kerja di (Pertamina) Balongan,” ungkapnya.


Namun, kini FF tidak bisa menggapai impiannya. Padahal, siswa kelas VII SMPN 1 Plumbon itu dikenal baik, rajin ke sekolah, dan cukup pintar.


Kepala SMPN 1 Plumbon Asup Suparlan mengatakan, FF tidak punya catatan masalah di sekolah. Ia juga tidak pernah berkonsultasi dengan bimbingan konseling. Nilai ujian terakhir FF di sejumlah mata pelajaran, seperti Pendidikan Agama Islam, mencapai 94, nyaris sempurna.


”Kami berdukacita atas kepergian FF. Semoga (kesalahannya) dimaafkan dan diterima Allah. Kami pastikan ini bukan masalah (perundungan) di sekolah,” ujarnya. Pihaknya mengklaim telah berupaya mencegah perundungan dengan mengajak siswa bercerita jika memiliki masalah.


Kepala Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Depok Inspektur Dua Budi Rahmanto mengatakan, FF diduga kuat bunuh diri. ”Kalau tanda-tanda kekerasan tidak ada. Dipastikan secara fisik ini gantung diri. Kami minta izin otopsi. Namun, keluarga keberatan,” ucapnya.


Meski demikian, pihaknya tetap akan meminta keterangan terhadap saksi-saksi, termasuk keluarga FF. Kasus bunuh diri remaja, katanya, baru terjadi di wilayah hukum Polsek Depok. Sebelumnya, pihaknya beberapa kali menangani kasus orang dewasa yang bunuh diri.


Yang terpenting, anak harus didengarkan, diajak cerita. Jika ada masalah, konsultasikan ke lembaga anak atau psikolog. Jangan dibiarkan.


Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Cirebon Fifi Sofiah mengatakan, kasus FF menunjukkan beratnya tekanan yang dirasakan anak. Beban itu, seperti ditinggal mati ibunya hingga masalah keluarga. Kondisi ini berimbas pada kesehatan mentalnya.


”Ada sesuatu (beban) yang dia tidak mampu menahan sehingga dia melakukan (bunuh diri) ini. Anak seumuran ini mengerti cara mengikat leher, mencari tempat aman mengakhiri hidupnya, seperti sudah terencana. Ini membuat saya sesak,” ungkap Fifi saat melayat.


Pihaknya menyayangkan peristiwa itu. Apalagi, kasus bunuh diri pada anak berusia di bawah 18 tahun bukan kali ini saja.


Pertengahan tahun lalu, misalnya, seorang anak di Desa Gebang Mekar bunuh diri. Tahun 2018, pelajar di Arjawinangun juga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.


Tren bunuh diri pada anak juga terjadi di sejumlah daerah. Dari Januari hingga Oktober 2023 terdapat 17 kasus bunuh diri pada remaja. Stres karena beban akademik, kekerasan, masalah pola asuh, hingga relasi tidak sehat dengan teman dan pacar menjadi pemicunya (Kompas, 31/10/2023).


Fifi meminta orangtua membenahi pola asuhnya dan sekolah memastikan siswa tidak menjadi korban kekerasan atau perundungan. ”Yang terpenting, anak harus didengarkan, diajak cerita. Jika ada masalah, konsultasikan ke lembaga anak atau psikolog. Jangan dibiarkan,” ujarnya.


Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Aamiin.

Admin November 10, 2023
Read more ...

 




Monkeypox atau yang kita kenal sebagai cacar monyet muncul sebagai ancaman kesehatan yang perlu diperhatikan. Virus Monkeypox ini merupakan anggota keluarga yang sama dengan penyebab cacar air, yaitu keluarga virus ortopox.

Walaupun mirip secara genetik, gejala cacar monyet cenderung lebih berat dibandingkan dengan cacar air.



Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon, Yanuar Anggara, menjelaskan bahwa meskipun cacar monyet bukanlah penyakit baru, penyebarannya semula terbatas di daerah Afrika Tengah. Namun, pada tahun 2022-2023, kasus cacar monyet mulai muncul di Indonesia.


“Virus monkeypox dapat menyebar melalui berbagai cara, termasuk melalui kontak kulit, cairan tubuh, dan hubungan seksual. ” katanya saat ditemui disela-sela kegiatannya, Selasa (07/11/2023).



Yanuar juga menjelaskan bahwa penyakit ini tidak hanya menyerang kelompok tertentu, meskipun beberapa kasus pertama di Indonesia melibatkan individu yang berisiko tinggi seperti kaum LGBT.



Ia menyebut, vaksin memang sudah ada. Namun, terkait ampuh tidaknya, ia mengungkapkan tergantung dari tingkat keparahan penyakit.


“Vaksin monkeypox sudah ada, namun belum tersebar luas di Indonesia. Dalam penanganan pasien, isolasi diri, istirahat, dan perawatan medis dapat diperlukan tergantung pada tingkat keparahan penyakit” pungkasnya.

Admin November 10, 2023
Read more ...